AFSPORT.id -- Sebanyak tujuh orang atlet dari lima cabang olahraga sudah dipastikan lolos dalam kualifikasi untuk berkompetisi mewakili Indonesia dalam ajang Olimpiade Paris 2024. Kemungkinan masih bisa bertambah.
Kepastian itu dikemukakan oleh Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari saat memberikan sambutan dalam acara Rapat Anggota dan Kongres Luar Biasa KOI 2024 di Jakarta, Jumat (8/3/2024).
Baca juga: Indonesia Tundukkan Tuan Rumah, Raharjati-Rajiāah Sabet Emas Estafet Campuran di China
"Peluang atlet yang lolos masih bisa bertambah, masih ada cabang yang menjalani kualifikasi," kata Oktohari.
Ketujuh atlet yang sudah mengantongi tiket untuk ambil bagian dalam kompetisi olahraga tertinggi dunia itu yakni Arif Dwi Pangestu dan Diananda Choirunisa/Riau Egha Agatha Salsabila dari panahan, Rifda Irfanaluthfi dari senam artistik.
Serta Desak Maderita Kusuma Dewi dan Rahmat Adi Mulyono dari panjat tebing, Fathur Gustafian dari menembak, dan Rio Waida dari cabang selancar.
Oktohari menegaskan, cabang-cabang lain juga masih dalam proses berjuang untuk meloloskan atlet ke Olimpiade Paris melalui berbagai turnamen yang masuk dalam kualifikasi Olimpiade.
Baca juga: Asian Games 2026: Ini 35 Cabor yang Akan Diikuti Kontingen Indonesia
"Ada dari balap sepeda, ada judo, badminton, dan lainnya yang masih terus berkualifikasi," ujarnya.
Menurut dia, perjuangan untuk meloloskan atlet ke Olimpiade melalui proses yang tidak mudah. Karena itu, dukungan dari berbagai kalangan kepada para atlet sangat dibutuhkan agar mampu memperoleh hasil yang optimal.
Oktohari mengajak para pihak agar turut meningkatkan edukasi kepada masyarakat untuk selalu memberikan apresiasi kepada para atlet yang bisa lolos dan mewakili Merah Putih di kancah internasional.
Baca juga: KOI Tekankan Pentingnya Dukungan Berkelanjutan untuk 432 Atlet Indonesia di Asian Games 2026
"Nanti akan ada puluhan orang yang mewakili Indonesia di kancah olahraga tertinggi dunia yaitu Olimpiade Paris. Mari kita semua memberikan dukungan terbaik," tegasnya. (arif/hay)
Editor : Arif Maulana