Dhinda Amartya Siap Tempur di Asian Games, Fisik Jadi Fokus Pembenahan

afsport.id

Jakarta,AFSport.id – Tunggal putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi tak ingin berlama-lama meratapi hasil di Pontianak Indonesia Masters 2026. 

Setelah langkahnya terhenti di babak 16 besar, fokus pemain berusia 20 tahun itu langsung tertuju pada agenda yang lebih besar, yakni Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

Baca juga: Ganda Putra Indonesia Siap Berlaga di Perempat Final Japan Open 2024

Dhinda masuk dalam skuad tim putri Indonesia untuk pesta olahraga terbesar di Asia tersebut. 

Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, ia memilih memanfaatkan sisa waktu untuk meningkatkan kesiapan fisik dan daya tahan sebelum turun membela Indonesia.

“Asian Games jaraknya tidak lama lagi dan setelah kembali ke Jakarta, saya mau menambah fisik dan daya tahan,” kata Dhinda setelah pertandingan Pontianak Indonesia Masters 2026 di Pontianak, Kamis, (03/09/2026).

fisik menjadi perhatian Dhinda karena pada Asian Games nanti ia akan diturunkan khusus pada nomor beregu. 

Kondisi tubuh yang prima menjadi salah satu modal penting untuk menghadapi persaingan beregu yang menuntut konsistensi dan kesiapan tampil dalam situasi pertandingan yang ketat.

PP PBSI memilih Dhinda sebagai salah satu dari empat tunggal putri yang masuk skuad Asian Games. Ia akan memperkuat tim bersama Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan, dan Mutiara Ayu Puspitasari.

Kepercayaan tersebut datang setelah mempertimbangkan performa, kondisi fisik dan teknis pemain, serta kebutuhan tim. 

Bagi Dhinda, kesempatan tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menunjukkan perkembangan setelah menjalani sejumlah pengalaman di level internasional.

Salah satu pengalaman penting yang sudah dimilikinya adalah tampil bersama tim Indonesia pada Piala Uber 2026. 

Dhinda menjadi bagian dari skuad yang berhasil membawa pulang medali perunggu, sehingga ia telah merasakan atmosfer persaingan beregu internasional sebelum menghadapi Asian Games.

Baca juga: Hebat! 7 Wakil Indonesia Lolos ke 16 Besar Japan Open 2024

Namun, penampilannya di Pontianak juga memberikan sejumlah catatan yang harus segera dibenahi.

Dhinda terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari unggulan keempat, Rachel Chan, dengan skor 19-21, 17-21.

Dari pertandingan tersebut, Dhinda melihat masih ada aspek permainan yang perlu ditingkatkan, terutama ketika menghadapi lawan yang mampu mengubah tempo dan tidak memberikan kesempatan untuk membangun reli panjang.

“Lawan bermain dengan banyak spekulasi dan tidak mau diajak rally, sementara tipe permainan saya adalah rally. Tadi sebenarnya ada beberapa kali dia mati langkah tapi masih bisa membalikkan bola dan balikannya itu malah bagus dan saya posisinya malah tidak siap,” ujar Dhinda.

Perubahan tempo tersebut semakin terasa menjelang akhir gim pertama. Chan bermain lebih agresif dan berusaha mengambil inisiatif serangan lebih cepat.

“Di poin-poin akhir gim pertama itu dia berusaha mempercepat permainan, mau langsung mematikan saya terus. Saya sudah antisipasi tapi memang pergerakan kakinya kurang cepat,” kata Dhinda.

Baca juga: Hasil Indonesia Open 2024: China Dominasi Di Final

Kekalahan di Pontianak sekaligus menjadi pertemuan kedua Dhinda dengan Chan sepanjang 2026. 

Pada fase grup Piala Uber April lalu, Dhinda juga harus mengakui keunggulan pemain Kanada tersebut setelah kalah 21-13, 19-21, 11-21.

Meski hasilnya belum berpihak, dua pertemuan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi Dhinda untuk membaca karakter permainan lawan. 

Evaluasi itu kini menjadi bagian dari persiapannya sebelum memasuki persaingan Asian Games.

Perlu diketahui, cabang bulu tangkis Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20-29 September di Ichinomiya City Municipal Gymnasium. 

Nomor beregu putra dan putri akan dimainkan pada 20-24 September, sedangkan nomor perseorangan dimulai pada 25 September.(red)

Editor : Mahrus

Sepak Bola
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru