Cieslak Naik Jadi Juara Dunia WBC, Duel Lawan Benavidez Menanti

afsport.id
Poster juara dunia kelas penjelajah baru World Boxing Council (WBC) Michal Cieslak dalam laman WBC . Foto: Istimewa.

Jakarta,AFSport.id– Peta persaingan kelas penjelajah World Boxing Council (WBC) berubah setelah Michal Cieslak resmi naik status menjadi juara dunia penuh. Petinju asal Polandia itu sebelumnya menyandang sabuk interim, namun kini mendapat status juara setelah gelar WBC dinyatakan kosong.

Perubahan tersebut sekaligus membuka jalan bagi Cieslak untuk menjalani pertahanan wajib menghadapi David Benavidez. Duel keduanya dijadwalkan berlangsung di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat, pada 12 Desember 2026.

Baca juga: SMKN 1 Sumenep Bidik Dua Tiket Final SMANSA Cup 2026, Tim Putri Sudah di Empat Besar

WBC menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah gelar yang sebelumnya berada di tangan Noel Mikaelian dikosongkan. Mikaelian diketahui tidak memenuhi kewajiban untuk mempertahankan gelar melawan penantang wajib, Benavidez.

“Selanjutnya, juara Cieslak akan menjalani pertahanan wajibnya melawan David Benavidez,” demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Persoalan gelar muncul setelah Mikaelian memilih menghadapi Jai Opetaia di T-Mobile Arena, Las Vegas, pada Sabtu (12/09/2026). Pertarungan tersebut tidak disahkan WBC sebagai laga perebutan gelar dunia.

Opetaia kemudian menghentikan Mikaelian melalui technical knockout (TKO) pada ronde kesembilan. Setelah mempertimbangkan berbagai opsi dan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, WBC akhirnya memilih mengosongkan gelar sekaligus mengangkat Cieslak sebagai juara dunia penuh.

Baca juga: SMKN 1 Sumenep Bidik Dua Tiket Final SMANSA Cup 2026, Tim Putri Sudah di Empat Besar

Langkah itu membuat Cieslak yang sebelumnya berstatus juara interim kini menjadi pemegang sabuk utama WBC. Ia memperoleh gelar interim setelah menang TKO ronde keempat atas mantan juara dunia Jean Pascal pada Juni 2025. Status tersebut kemudian menempatkannya sebagai penantang wajib di kelas penjelajah.

Sementara itu, Benavidez datang ke pertarungan dengan membawa dua sabuk dunia kelas penjelajah, yakni WBA Super dan WBO, setelah naik dari kelas berat ringan. Duel melawan Cieslak akan menjadi bagian penting dalam upayanya menambah koleksi gelar di divisi tersebut.

Menariknya, persaingan di kelas penjelajah belum akan berhenti setelah duel Cieslak kontra Benavidez. WBC juga menetapkan pemenang pertarungan Mikaelian melawan Opetaia sebagai penantang wajib berikutnya.

Baca juga: Indonesia Andalkan Boccia hingga Panahan untuk Kejar 10 Besar Asian Para Games 2026

Karena Opetaia keluar sebagai pemenang dalam pertarungan tersebut, petinju Selandia Baru itu kini berada di jalur untuk menghadapi pemenang Cieslak versus Benavidez dalam perebutan gelar WBC berikutnya.

Dengan demikian, kemenangan Opetaia atas Mikaelian bukan hanya mengubah status Mikaelian, tetapi juga ikut menentukan susunan penantang dalam perebutan sabuk WBC kelas penjelajah ke depan.(*)

 

Editor : Mahrus

Sepak Bola
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru