Jakarta, Afsport.id -- Pelatih soft tenis putra Indonesia, Prima Simpatiaji, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang berhasil meraih medali perunggu pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Prima menilai pencapaian tersebut cukup positif mengingat persiapan tim Indonesia menuju Asian Games terbilang singkat, yakni hanya sekitar lima hingga enam bulan.
Baca juga: Bhayangkara Presisi Lampung FC Raih Kemenangan Perdana di BRI Super League
"Kita persiapan untuk Asian Games sangat minim sekali, hanya sekitar lima atau enam bulan. Tapi kami sudah bisa mencapai semifinal, itu sudah sangat luar biasa," tutur Prima seusai pertandingan di Higashiyama Park Tennis Center, Nagoya, Jepang, Minggu (20/9/2026).
Medali dari soft tenis menjadi salah satu sumbangan bagi Kontingen Indonesia pada ajang multicabang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Meski demikian, hasil tersebut belum memenuhi target. Tim beregu putra soft tenis Indonesia sebelumnya ditargetkan meraih medali perak, bersama nomor tunggal putri dan ganda campuran.
Prima mengakui, salah satu kendala yang dihadapi timnya adalah minimnya pengalaman dan jam terbang para atlet. Kondisi itu semakin terasa ketika Indonesia harus menghadapi Jepang yang merupakan negara asal cabang olahraga soft tenis.
Baca juga: Bhayangkara Presisi Lampung FC Raih Kemenangan Perdana di BRI Super League
"Kita memang harus banyak perbaikan, harus banyak tryout untuk menghadapi negara-negara yang sudah dominan seperti Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan," ungkapnya.
Tim beregu putra Indonesia mengawali perjuangan pada fase grup, Jumat (18/9). Indonesia tergabung di Grup B bersama Nepal dan Korea Selatan.
Indonesia berhasil meraih kemenangan atas Nepal, sementara Korea Selatan menjadi pemuncak grup setelah mencatat dua kemenangan atas Nepal dan Indonesia.
Baca juga: Indonesia Buka Asian Games 2026 dengan Kemenangan 3-0 atas Laos
Indonesia kemudian melaju ke perempat final dan menghadapi India. Pada babak tersebut, Indonesia menang 2-0 dan memastikan tiket semifinal.
Di semifinal, Indonesia menghadapi tuan rumah Jepang. Perjuangan hingga babak empat besar akhirnya mengantarkan tim beregu putra Indonesia meraih medali perunggu.(red)
Editor : Mahrus