JAKARTA, AFSPORT.ID – Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap rombongan tim Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026).
Wakil Presiden APPI, Nadeo Argawinata, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang membahayakan keselamatan pemain dan ofisial tersebut.
Baca juga: Pasongsongan Tekuk Kalianget 3-0 di Piala AFSPORT U-17
“Sepak bola seharusnya menjadi sarana persatuan dan pembinaan bakat muda, bukan tempat untuk tindakan kriminalitas yang mengancam keselamatan pemain,” kata Nadeo dalam laman resmi APPI yang dikutip di Jakarta, Senin (12/10/2026).
Insiden tersebut dilaporkan terjadi ketika rombongan tim EPA Persib berada di Rest Area Batang KM 360. Dalam video yang beredar di media sosial, bus rombongan pemain terlihat mengalami kerusakan, termasuk kaca pecah akibat lemparan benda keras.
Pelaku penyerangan diduga berasal dari kelompok suporter Persija Jakarta. Namun, dugaan tersebut perlu dipastikan melalui proses penyelidikan kepolisian.
Nadeo menegaskan, keselamatan pemain harus menjadi perhatian utama. Perlindungan tidak hanya mencakup keamanan fisik, tetapi juga kondisi psikologis dan rasa aman para pemain, terlebih mereka masih berada dalam tahap perkembangan.
“Mereka harus mendapatkan perhatian dan pendampingan yang dibutuhkan, dan ini merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
APPI juga mendorong penguatan sistem keamanan dan perlindungan pemain (safeguarding) dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola.
Baca juga: Salman Yanto Brace, Raas Taklukkan Dungkek 2-0 di Piala AFSPORT U-17
Upaya tersebut meliputi pengamanan perjalanan tim, mitigasi risiko, prosedur tanggap darurat, hingga mekanisme penanganan insiden.
Menurut Nadeo, perlindungan terhadap pemain harus mencakup seluruh aktivitas sepak bola, bukan hanya ketika pertandingan berlangsung.
Penanganan pascainsiden juga tidak boleh semata-mata berfokus pada kerugian material dan kondisi fisik korban.
Pemain yang terdampak perlu mendapatkan perhatian serta pendampingan psikologis sesuai kebutuhan agar dapat kembali merasa aman.
Baca juga: Ardi Alamsyah Pimpin Top Skor Sementara AFSPORT U-17 Usai Cetak Hattrick
APPI menyatakan mendukung langkah hukum yang ditempuh Persib Bandung dengan melaporkan insiden tersebut kepada kepolisian.
APPI mendesak aparat mengusut kasus ini secara menyeluruh dan memproses pihak-pihak yang terbukti terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selain itu, APPI meminta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan I.League selaku pengelola kompetisi melakukan evaluasi terhadap standar keamanan dan perlindungan pemain, khususnya di kelompok usia muda.
Evaluasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pengamanan dan mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.(red)
Editor : Mahrus