Sumenep, Afsport.id-- Prestasi bukan sekadar tentang medali, tetapi tentang keberanian untuk terus melangkah setelah mengalami kekalahan.
Prinsip itu menjadi semangat Meisya Sri Anggraini Putri, atlet pelajar asal Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, dalam menapaki masa depan di cabang olahraga atletik.
Baca juga: Bukan Sekadar Medali, Cokorda Raka Dorong Atlet Tetap Kejar Pendidikan
Meisya baru duduk di kelas IX SMPN 1 Batuputih. Namun, di usia yang masih muda, ia telah menunjukkan potensi besar setelah sukses meraih juara III tingkat nasional pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Jakarta.
Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Meisya. Hingga kini, ia telah mengoleksi 16 penghargaan di bidang atletik. Koleksinya terdiri dari tujuh medali emas, tiga medali perak, lima medali perunggu, dan satu medali akrilik.
Bagi Meisya, pencapaian tersebut bukan akhir dari perjalanan. Justru, setiap medali menjadi pijakan untuk mengejar prestasi yang lebih tinggi.
Baca juga: 14 Tahun Berkarier, Alex Rins Bakal Tinggalkan MotoGP
Ia memiliki tekad untuk terus mengembangkan kemampuan dan membawa nama Sumenep lebih jauh melalui atletik. Targetnya bukan hanya berprestasi di O2SN, tetapi juga mampu bersaing dalam berbagai kejuaraan tingkat regional hingga nasional.
Perjalanan Meisya tentu masih panjang. Dengan usia yang masih belia, kerja keras, latihan disiplin, serta dukungan dari lingkungan sekitar menjadi modal penting untuk mengembangkan potensinya.
Baca juga: KONI Sumenep Perluas Cabor dan Perkuat Regenerasi Atlet
Meisya percaya bahwa kemenangan tidak selalu lahir dari perjalanan tanpa kekalahan. Justru, kemampuan menerima kekalahan menjadi salah satu kunci untuk kembali bangkit dan meraih kemenangan berikutnya.
“Jika Anda tidak bisa menerima kekalahan, Anda tidak bisa menang,” kata Meisya.(red)
Editor : Mahrus