Bandung,AFSPort.id– Alexander Chang/Pablo Perez Ramos menunjukkan mental juara saat menghadapi situasi sulit pada final ganda seri kelima ITF World Tennis Tour M15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026 di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali, Sabtu (12/09/2026).
Pasangan Amerika Serikat dan Spanyol itu sempat berada di ujung kekalahan setelah tertinggal 2-5 pada set penentuan dan menghadapi match point ketika skor menunjukkan 7-9. Namun, Chang/Perez Ramos mampu membalikkan tekanan tersebut hingga akhirnya mengunci kemenangan atas unggulan kedua Isaac Becroft/Reece Falck dari Selandia Baru dengan skor 3-6, 6-3, 12-10.
Baca juga: Asian Games 2026: Ini 35 Cabor yang Akan Diikuti Kontingen Indonesia
Pertandingan final yang berlangsung selama satu jam 11 menit tersebut sekaligus memastikan Chang/Perez Ramos mempertahankan gelar juara sektor ganda yang mereka raih pada seri sebelumnya.
Perez Ramos mengaku puas dengan keberhasilan tersebut, terlebih pasangannya harus menjalani pertandingan di nomor tunggal sebelum tampil di sektor ganda.
"Saya sangat senang bisa meraih dua gelar juara di M-15 Bali. Alexander bermain sangat baik meskipun sebelumnya harus bertanding di nomor tunggal," kata Perez Ramos dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
Becroft/Falck sebenarnya lebih dulu mengambil kendali pertandingan. Mereka mengamankan set pembuka 6-3 dan membuat Chang/Perez Ramos berada dalam tekanan.
Namun, pasangan unggulan pertama itu segera merespons. Permainan mereka membaik pada set kedua hingga mampu menyamakan kedudukan melalui kemenangan 6-3.
Drama kemudian terjadi pada set penentuan. Setelah tertinggal 2-5, Chang/Perez Ramos perlahan mengejar perolehan angka. Dalam kondisi kritis, mereka bahkan mampu melewati match point lawan sebelum akhirnya merebut kemenangan 12-10.
Chang menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari kemampuan Perez Ramos membaca pola permainan lawan. Penyesuaian strategi pada poin-poin penting menjadi salah satu faktor yang membuat mereka mampu keluar dari tekanan.
Baca juga: Dari Batuputih Menuju Prestasi Nasional, Meisya Tak Mau Berhenti Berlari
Gelar tersebut membawa Chang/Perez Ramos memperoleh hadiah sebesar 930 dolar AS sekaligus tambahan 15 poin ATP. Sementara Becroft/Falck membawa pulang hadiah 540 dolar AS serta trofi.
Di sektor tunggal putra, langkah petenis Indonesia Nathan Barki harus terhenti di semifinal. Petenis berusia 21 tahun itu sempat membuka peluang menuju final setelah merebut set pertama atas Chang dengan skor 6-4.
Namun, Chang mampu mengubah jalannya pertandingan. Ia kemudian mengambil dua set berikutnya dengan skor 6-1 dan 6-4 untuk mengamankan tiket ke final setelah bertarung selama dua jam 15 menit.
Meski gagal melaju, hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik Nathan pada seri kelima M15 Bali. Sebelumnya, capaian tertingginya pada turnamen tersebut hanya sampai babak perempat final.
"Pertandingan dan pencapaian yang bagus meskipun gagal meraih kemenangan di semifinal. Alexander Chang bermain luar biasa," ujar Nathan.
Baca juga: Bukan Sekadar Medali, Cokorda Raka Dorong Atlet Tetap Kejar Pendidikan
Usai rangkaian UTR PTT dan M15 Bali, Nathan dijadwalkan melanjutkan kiprahnya melalui sejumlah turnamen level kampus di Amerika Serikat. Ia baru akan kembali ke Indonesia pada Desember mendatang untuk mengikuti turnamen M15 dan M25 Bali.
Sementara itu, Chang masih memiliki peluang menambah gelar di seri kelima. Setelah menyingkirkan Nathan, ia dijadwalkan menghadapi Karan Singh dari India pada final tunggal putra.
Karan memastikan tempat di partai puncak setelah mengalahkan kompatriotnya, Digvijay Pratap Singh, melalui kemenangan 6-4, 7-6 (7-2).
Petenis yang kini menempati peringkat 604 ATP tersebut datang dengan modal kuat setelah menjadi juara tunggal putra pada seri keempat M15 Bali pekan sebelumnya. Jika mampu kembali menang, Karan berpeluang mempertahankan gelarnya dalam dua seri beruntun.(*)
Editor : Mahrus