MU Kalahkan Chelsea, Amorim: “Saatnya Bangun Momentum”
Manchester United akhirnya bisa senyum lebar di Old Trafford. Setan Merah sukses membungkam Chelsea 2-1 dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu (20/9/2025). Bruno
AFSPORT.id--Kemenangan Timnas U-23 atas Korea Selatan di perempat final Piala Asia U-23 2024 bukan hanya soal keberuntungan. Statistik menunjukkan bahwa Garuda Muda memang lebih unggul dari tim Negeri Ginseng tersebut!
Pertandingan di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Doha, Qatar, pada Jumat (26/4/2024) dini hari WIB, berlangsung sengit dan penuh drama. Indonesia sempat unggul 1-0 melalui gol Rafael Struick di menit ke-15, namun Korea Selatan mampu menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Komang Teguh di menit ke-45. Di babak kedua, Korea Selatan berbalik unggul 2-1 melalui gol Jeong Sang-bin di menit ke-84.
Pemenang pertandingan harus ditentukan dengan adu penalti setelah kedua tim imbang 2-2 selama 120 menit bertanding.
Dilihat dari statistik pertandingan, Indonesia unggul dari segala aspek positif yang menunjukkan bahwa Garuda muda memiliki peluang lebih besar untuk memenangi pertandingan tanpa melalui adu penalti.
Dari sisi penguasaan bola yang menjadi Indikator dominasi permainan, Indonesia unggul 53 persen dibanding Korea Selatan yang melakukan penguasaan bola 47 persen.
Dengan penguasaan bola yang lebih dominan tersebut, menunjukkan bahwa pelatih Shin Tae-Yong cukup berhasil menerapkan strategi permainan kolektif dengan operan pendek dari kaki ke kaki untuk meredam kecepatan para pemain Korsel.
Akurasi operan timnas Indonesia juga bisa dikatakan sangat baik yakni mencapai 81 persen dari 539 operan, jauh lebih bagus dari Korsel yang tingkat akurasinya 79 persen dari 468 operan. Ini memperlihatkan bahwa para pemain Korsel lebih ceroboh dalam mengoper bola.
Indonesia juga menunjukkan lebih gigih dalam upaya menjebol gawang lawan terlihat dari jumlah tembakan yang dilakukan sebanyak 21 kali dan 5 di antaranya mencapai sasaran gawang lawan. Sedangkan Korsel hanya melakukan 8 kali tembakan dan hanya dua tembakan yang tepat mengarah ke gawang Ernando Ari Sutaryadi.
Para pemain Indonesia juga tampil lebih agresif salah satunya dari indikator pelanggaran. Para pemain Indonesia total melakukan 20 kali pelanggaran berbanding 15 kali pelanggaran yang dilakukan para pemain Korsel.
Hal yang menarik, meskipun lebih sering melakukan pelanggaran, tapi wasit lebih banyak memberikan kartu hukuman kepada Korsel. Indonesia hanya menerima dua kartu kuning yang diterima Rafael Struick dan Ivar Jenner, sedangkan Korsel menerima 3 kartu kuning plus 1 kartu merah.
Kemenangan Indonesia atas Korsel dalam laga yang berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, ini tak hanya menciptakan sejarah baru bagi Indonesia. Kesuksesan Merselino Ferdinan dan kawan-kawan mendekatkan Indonesia dengan mimpi baru untuk selangkah lagi lolos ke Olimpiade Paris 2024.
Editor : Budi Prasetyo
Manchester United akhirnya bisa senyum lebar di Old Trafford. Setan Merah sukses membungkam Chelsea 2-1 dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu (20/9/2025). Bruno
Lionel Messi lagi-lagi bikin dunia sepak bola angkat topi. Di usia yang udah nggak muda lagi, kapten Argentina ini mencatatkan sejarah baru: untuk pertama
Harapan Timnas Indonesia U-23 untuk tampil di Piala Asia U-23 2026 akhirnya harus kandas. Garuda Muda hanya mampu finis sebagai runner-up Grup J dengan empat
Andre Onana sepertinya tinggal selangkah lagi cabut dari Manchester United. Kiper asal Kamerun itu bakal dipinjamkan ke klub Turki, Trabzonspor. Dan
FIFA saat ini punya 210 anggota dari seluruh dunia. Ada yang jadi raksasa sepak bola seperti Brasil, Jerman, Argentina, hingga Prancis, tapi ada juga tim
AFsport.id -- Tim pencak silat Indonesia menargetkan keluar sebagai juara umum pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ke-20 dan Kejuaraan Dunia Pencak Silat Junior