160 x 600 SKYSCRAPER
160 x 600 SKYSCRAPER
930 x 180 AD PLACEMENT

Sidoarjo Siapkan Beasiswa untuk Atlet Pelajar, Cegah Pindah ke Daerah Lain

Bupati Sidoarjo (Foto/ist)
750 x 100 AD PLACEMENT

Sidoarjo, AFSPORT.ID -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo berkomitmen menjaga atlet pelajar berprestasi agar tidak berpindah membela daerah lain. Selain memperkuat pembinaan, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan pendidikan berupa beasiswa.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo Subandi saat melepas kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur (Jatim) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III di Pendapa Delta Wibawa, Senin (2/11/2026).

Sebanyak 429 atlet beserta pelatih dan ofisial diberangkatkan untuk mengikuti ajang olahraga pelajar tingkat provinsi tersebut. Kompetisi dijadwalkan berlangsung hingga 11 November 2026, dengan sejumlah pertandingan digelar di Surabaya dan Kabupaten Ngawi.

Subandi menegaskan, prestasi atlet pelajar harus diimbangi dengan perhatian terhadap masa depan mereka, terutama dalam bidang pendidikan. Pemkab Sidoarjo berupaya memastikan para atlet tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan sekaligus mengembangkan kemampuan olahraga.

Menurutnya, atlet pelajar merupakan aset daerah yang harus dijaga dan dibina secara berkelanjutan. Pembinaan tidak boleh berhenti hanya karena kompetisi telah selesai.

"Harapan kita, anak-anak ini bisa meningkatkan prestasi dan membawa harum nama Kabupaten Sidoarjo. Pembinaan harus kita lakukan secara berkesinambungan, termasuk memberikan pendampingan dan motivasi," ujarnya.

Subandi juga menyoroti pentingnya mempertahankan atlet potensial agar tidak berpindah ke daerah lain. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memfasilitasi atlet lulusan SMP agar dapat melanjutkan pendidikan di SMA negeri.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, Pemkab Sidoarjo akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo dan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. Koordinasi itu dilakukan untuk menjajaki dukungan pendidikan, termasuk peluang pemberian beasiswa bagi atlet berprestasi.

Dengan dukungan tersebut, atlet diharapkan tidak perlu menghadapi pilihan sulit antara mengejar prestasi olahraga dan melanjutkan pendidikan.

"Kita punya bibit-bibit dan aset daerah yang harus dibina. Kalau pembinaan dan pendidikannya diperhatikan, insyaallah anak-anak kita tidak akan pindah ke daerah lain," tegasnya.

Selain dukungan pendidikan, Subandi mendorong keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pembinaan atlet. Salah satu skema yang disiapkan adalah program bapak asuh dengan membagi tanggung jawab pendampingan atlet kepada masing-masing OPD.

Pendampingan tersebut diharapkan tidak sebatas memberikan motivasi, tetapi juga menghadirkan dukungan nyata sesuai kebutuhan atlet selama menjalani pembinaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo Rudi Setiawan melaporkan, kontingen yang diberangkatkan terdiri atas atlet POPDA dan PEPARPEDA yang akan bertanding di sejumlah lokasi penyelenggaraan.

"Untuk pertandingan di Kabupaten Ngawi, Sidoarjo mengirimkan 252 atlet dengan dukungan 52 pelatih dan ofisial," jelasnya.

Adapun kontingen PEPARPEDA terdiri atas 16 atlet dan delapan pelatih. Mereka akan berlaga dalam empat cabang olahraga, yakni atletik, renang, bulu tangkis, dan tenis meja.

Pemerintah daerah juga menyiapkan apresiasi bagi atlet yang berhasil meraih prestasi. Subandi menyampaikan bahwa para peraih medali akan dikumpulkan sebagai bagian dari pemberian penghargaan atas capaian mereka.

Sidoarjo sendiri telah mengantongi empat medali emas dari sejumlah cabang olahraga yang lebih dahulu dipertandingkan.

Capaian awal tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk terus menambah perolehan medali sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo di tingkat provinsi. (Red)

Editor : Mahrus

750 x 100 AD PLACEMENT
Berita Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT