160 x 600 SKYSCRAPER
160 x 600 SKYSCRAPER
930 x 180 AD PLACEMENT

Kisah Pemain Muslim NBA Berlaga Sambil Berpuasa Ramadan: Sebuah Keajaiban Tuhan!

750 x 100 AD PLACEMENT

AFSPORT.id -- Para pemain muslim NBA tetap fokus melakoni laga penting sambil berpuasa di bulan suci Ramadan. Mereka membagikan kisah ihwal tantangan dan kiatnya sehingga tetap bisa tampil maksimal.

Pemain Dallas Mavericks Kyrie Irving mengakui adanya tantangan berpuasa selama musim NBA. Namun, baginya, ini bukan penderitaan, melainkan sebuah cara untuk mendalami hubungannya dengan keyakinan dan jalan hidupnya.

"Ini adalah perjalanan yang sulit. Tetapi tetap fokus dalam berpuasa dan tetap disiplin [bermain]. Bermain selama 48 menit tanpa makan atau minum adalah sebuah keajaiban. Itu pasti Tuhan yang melindungi saya, ujar Irving, Jumat (22/3/2024).

Terlepas dari tantangan berpuasa selama musim NBA, para pemain seperti Irving tidak hanya bertahan, tetapi juga meraih kesuksesan luar biasa di lapangan.

Kemenangan buzzer-beater Irving baru-baru ini saat melawan Denver Nuggets menjadi contohnya. Ia menunjukkan statistik yang luar biasa, mendapat julukan "Ramadan Kyrie" saat ia mencetak angka-angka yang mengesankan meskipun berpuasa selama pertandingan.

Pada pertandingan terakhir melawan Nuggets, Irving bermain selama 40 menit, mencatatkan 24 poin, tujuh rebound, dan sembilan assist.

Dengan 2,8 detik tersisa, ia mencetak skor buzzer-beater menggunakan tangan kiri yang memukau dan akhirnya membawa Mavericks meraih kemenangan 107-105 dan memperbaiki rekor mereka menjadi 39-29 pada musim ini.

Hasil ini turut mengingatkan penggemar akan penampilan ikonis legenda NBA Hakeem Olajuwon saat melakoni laga sambil berpuasa, pada Februari 1995.

Olajuwon mendapatkan penghargaan Player of the Month dan NBA Most Valuable Player, menjadikannya contoh yang kuat tentang perpaduan iman dan ketangguhan atletik.

Di sisi lain, mantan pemain NBA Enes Kanter mengenang momen bertanding sambil berpuasa. Menurutnya, hal tersebut merupakan sebuah perjalanan dan refleksi spiritual dan disiplin diri yang sangat personal.

Tak hanya mempererat hubungan dan toleransi antarpemain, Kanter mengatakan solidaritas juga terjalin di luar lapangan. Beberapa contohnya antara lain ruang shalat khusus, serta sajian makanan halal yang disediakan oleh tim-tim yang pernah Kanter bela.

Semua ini merupakan aksi di luar pertandingan, yang menciptakan rasa sense of belonging. Ini adalah bukti dari inklusivitas NBA yang semakin berkembang, ujarnya.

Irving, Olajuwon, dan Kanter membuktikan bahwa dedikasi dan disiplin jauh melampaui penampilan di lapangan, tapi juga iman kepada Tuhan.

Di samping para pemain ini, ada juga pemain muslim lainnya yang patut diapresiasi seperti legenda NBA Kareem Abdul-Jabbar, Jusuf Nurkic (Phoenix Suns), Jaylen Brown (Boston Celtics), dan Hamidou Diallo (Detroit Pistons) yang juga menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan ini.

Sementara itu, NBA Indonesia turut merayakan bulan suci Ramadan melalui kampanye #NBAFastBreak.

Mulai 15 Maret, para penggemar di Indonesia bisa menonton siaran langsung pertandingan dengan komentator berbahasa Indonesia yang dipandu oleh Andovi Da Lopez dan Rocky Padila. (ant/hay)

Editor : Hady JM

750 x 100 AD PLACEMENT
Berita Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT